6 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia.

Aslidomino – Emas sejak zaman dahulu sudah menjadi komoditas berharga bagi umat manusia. Emas umumnya digunakan sebagai media pertukaran dalam perdagangan dan barter.

Emas juga kerap dijadikan perhiasan, dijadikan alat untuk menyimpan nilai (store of value) atau dipergunakan sebagai investasi. Semua ini disebabkan oleh nilai emas yang cenderung stabil bahkan meningkat seiring dengan waktu.

Selain karena rupanya yang berkilau, emas juga memiliki karakteristik-karakteristik tertentu yang berkontribusi pada tingginya nilai tukar komoditas ini. Karakteristik emas antara lain adalah tahan terhadap asam, mudah menghantarkan listrik, tahan terhadap korosi, dan dapat digunakan sebagai implan medis karena sifatnya yang inert.

Karena nilainya yang sangat tinggi, penambangan dan perdagangan emas dapat menjadi salah satu sumber devisa utama suatu negara. Berikut ini adalah 5 negara dengan produksi emas terbesar di dunia.

6. Indonesia (190 Ton)
Gold
Gold.

Dirangkum dari Agen poker terpercaya. Indonesia merupakan negara penghasil emas terbesar di Asia Tenggara dan kedua terbesar di Asia setelah China. Pada tahun 2018, produksi emas Indonesia meningkat sebanyak 36 ton menjadi 190 ton.

Mayoritas pertumbuhan produksi ini didorong oleh tambang emas Grasberg di Papua yang sekarang dikelola oleh Freeport McMoran. Tambang ini menyumbang sekitar 40% dari total produksi emas Indonesia.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga sedang menggarap perbaikan kebijakan perpajakan dan lingkungan yang selama ini tengah menyebabkan ketidakpastian dalam industri ekstraksi komoditas, termasuk emas.

5. Canada (193 Ton)

Canada merupakan negara produsen emas terbesar kedua di benua Amerika, setelah Amerika Serikat. Pada tahun 2018, Canada mencatatkan pertumbuhan produksi sebanyak 17 ton sehingga total produksi menyentuh 193 ton.

Baru-baru ini, ditemukan ladang emas baru di British Columbia oleh perusahaan Seabridge Gold. Sehingga, diprediksi bahwa di masa yang akan datang, Canada akan mengalami peningkatan produksi yang signifikan dan berkelanjutan.

4. Amerika Serikat (253.2 Ton)

Amerika Serikat merupakan negara dengan produksi emas terbesar di benua Amerika. Pada tahun 2018, produksi emas bertumbuh sekitar 10% sehingga total produksi menjadi 253.2 ton.

Peningkatan produksi ini didukung oleh ekspansi dan penemuan emas berkualitas lebih tinggi di tambang Newmont, Nevada. Ternyata, 78% emas yang diproduksi oleh Amerika Serikat berasal dari negara bagian Nevada.

Emas di Amerika Serikat umumnya diasosiasikan dengan kota-kota emas di daerah Yukon Alaska atau di California pada zaman-zaman wild west. Pada saat itu, banyak penambang Amerika yang bermigrasi ke daerah-daerah tersebut dan menciptakan fenomena boomtown karena mengejar gold rush.

Namun, sekarang daerah-daerah tersebut sudah bukan merupakan kontributor signifikan terhadap produksi emas Amerika Serikat.

3. Rusia (281.5 Ton)

Dirangkum lebih jauh dari Agen domino terpercaya. Rusia merupakan negara dengan produksi emas terbesar di benua Eropa. Pada tahun 2018, Rusia membukukan peningkatan produksi sebesar 11 ton sehingga produksi totalnya menjadi 281.5 ton.

Lebih dari 83% emas di negara-negara Eropa berasal dari aktivitas penambangan di Rusia. Jumlah ini diprediksi akan bertambah seiring fokus dari pemerintah Rusia untuk mengembangkan industri emasnya.

Ternyata, mayoritas emas yang diproduksi Rusia dibeli oleh negaranya sendiri. Tercatat bahwa pemerintah Rusia rutin membeli sekitar 2/3 dari total produksi emas dalam negri.

2. Australia (312.2 Ton)

Australia merupakan negara dengan produksi emas terbesar di benua Oseania. Pada tahun 2018, Australia membukukan pertumbuhan produksi sebanyak 6% sehingga produksi totalnya mencapai 312.2 ton.

Jika produksi emas Australia dapat terus bertumbuh, maka besar kemungkinan Australia dapat menyalip China yang sekarang ini menempati posisi produsen emas terbesar di dunia.

1. China (399.7 Ton)

China sudah menjadi negara dengan produksi emas terbesar di dunia sejak lama. Namun, beberapa tahun belakangan ini, China mengalami serangkaian penurunan produksi pada tambang-tambang emasnya. Tidak menutup kemungkinan bahwa di masa yang akan datang, China akan disalip oleh Rusia dan Australia sebagai produsen emas terbesar di dunia.

Penurunan produksi ini disebabkan oleh penerbitan regulasi pencemaran lingkungan yang semakin ketat oleh pemerintah China. Banyak tambang yang menggunakan sianida ditutup atau dipaksa untuk mengurangi produksinya agar tidak mencemari lingkungan.

Ini juga seru : http://bahasadomino.net/penghasil-timah-terbesar-di-dunia/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *